liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Ini Perbedaan Tampon dengan Pembalut, Punya Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing

Ini Perbedaan Tampon dengan Pembalut, Punya Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing

JAKARTA, selebritis.id – Perbedaan antara tampon dan pembalut terletak pada cara penggunaannya dan cara penggunaannya. Tentunya kedua hal tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Namun, tampon dan pembalut memiliki fungsi yang sama yaitu menyerap darah haid.

Jadi apa perbedaan antara tampon dan pembalut? Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (28/12/2022), berikut perbedaan, kekurangan dan kelebihannya.

Perbedaan antara tampon dan pembalut

1. Apa itu tampon?

Tampon adalah alat untuk menampung darah haid yang berbentuk seperti tabung silinder kecil. Biasanya tampon terbuat dari bahan katun, rayon atau keduanya.

2. Cara menggunakan

Tampon digunakan dengan memasukkannya ke dalam lubang vagina sejauh tali serut. Tidak perlu khawatir jika bingung saat menggunakan pembalut, karena beberapa jenis pembalut hadir dengan aplikator yang terbuat dari tabung plastik atau karton yang membantu memudahkan produk ini masuk ke dalam vagina.

3. Harus diganti setiap 4–8 jam

Perlu diingat, penggunaan tampon ada waktunya. Bagi Anda yang menggunakan tampon, sebaiknya ganti setiap 4-8 jam sekali. Hal ini dilakukan untuk mencegah infeksi dan agar tidak bocor.

Ganti juga tampon dengan yang baru sebelum tidur dan segera setelah bangun tidur.

Mengganti tampon secara teratur dapat mencegah pertumbuhan berlebih dari bakteri yang dapat menyebabkan sindrom syok toksik (TSS).

Kondisi ini dapat menyebabkan demam, mual, diare, nyeri otot, lemas, dan ruam merah di sekitar miss V.

Meskipun bantalannya terbuat dari kapas dan kain lembut, namun bentuknya persegi panjang. Pembalut digunakan dengan cara merekatkan atau menempel pada pakaian dalam.

Sama seperti tampon, penggunaan pembalut juga harus diperhatikan. Umumnya, wanita harus mengganti pembalut sekitar 4-6 jam. Hal ini dilakukan untuk mencegah infeksi bakteri yang disebabkan oleh pembalut.

Editor: Hadits Abdillah

Ikuti Berita Selebriti di Berita Google